Senin, 16 April 2012

Nyeri Persalinan


DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL .......................................................................................        i
KATA PENGANTAR .................................................................................       ii
DAFTAR ISI ................................................................................................     iii
BAB  I  PENDAHULUAN .........................................................................       1
1.1     Latar Belakang .....................................................................       1
1.2     Tujuan ....................................................................................       1
1.3     Metode Penulisan ................................................................       1
1.4     Manfaat Penulisan ...............................................................       1
BAB  II PERMASALAHAN ......................................................................       2
BAB III PEMBAHASAN ...........................................................................       3
3.1   Definisi Persalinan ..............................................................       3
3.2   Definisi Nyeri Persalinan ...................................................       3
3.3   Mekanisme Nyeri Persalinan .............................................       3
3.4   Faktor Yang Memperparah Rasa Sakit
       Atau Nyeri Persalinan .........................................................       4
3.5   Penanggulangan Nyeri Persalinan .....................................       5
BAB IV PENUTUP
4.1   Saran ......................................................................................       8
4.2   Simpulan ...............................................................................       8
DAFTAR PUSTAKA











BAB I
PENDAHULUAN

1.1.           LATAR BELAKANG
Persalinan merupakan proses fisiologis yang terjadi pada tiap kehamilan. Meskipun hal tersebut merupakan proses fisiologis selalu dihubungkan dengan penderitaan. Nyeri pada persalinan bukanlah hal yang baru dikenal sekarang tetapi sudah ada sejak jaman dahulu.
Menurut catatan sejarah manusia tidak henti-hentinya berusaha untuk mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri pada persalinan, baik dengan cara fisik maupun psikologis. Saat ini wanita menganggap persalinan sebagai komponen utama yang terdiri dari nyeri dan kerja keras. Pemikiran yang demikian akan sangat menganggu baik pada ibu maupun janin karena stress dapat mengakibatkan pengurangan aliran darah ibu dan janin
Oleh karena itu perlu dilakukan penanggulangan rasa nyeri persalina untuk mengurangi atuapun juga menghilangkan rasa nyeri tersebut.
1.2.           TUJUAN
Adapun tujuan penulisan dari makalah ini adalah untuk mengetahui mengenai mekanisme nyeri persalinan sehingga dapat diketahui pula menggenai penanggulangan dari nyeri persalinan ini sendiri
1.3.           METODE PENULISAN
Makal ini disusun berdasarkan informasi-informasi yang dihimpun melalui studi pustaka dari berbagai literature yang ada di perpustakaan
1.4.           MANFAAT PENULISAN
Manfaat makalah ini adalah untuk mengembangkan apresiasai masyarakat pada umumnya dan pembaca pada khususnya terhadap nyeri persalinan sebagai sesuatu yang fisiologis sehingga segera dapat ditanggulangi karena sesuatu yang tidak diketahui dapat lebih menyakitkan daripada mestinya

BAB II
PERMASALAHAN

            Nyeri persalinan merupakan salah satu hal yang ditakutkan oleh ibu hamil. rasa tegang dan cemas selalu menggangu pikiranya sehingga tidak jarang perasaan bahagia karena tidak lama lagi hadir seorang  anak melengkapi kehidupan rumah tangganya tertutupi oleh rasa takut ini.
            Hal di atas dikarenakan persepsi persalinan yang tertanam di benak kebanyakan ibu cukup menyeramkan. Wanita yang menjalani persalinan diibaratkan sedang ”menantang maut”, “bertaruh nyawa” dan kondisinya digambarkan sebagai “satu kaki di dunia, satu kaki di akhirat”. Seiring cerita orang-orang sekitar yang pernah melahirkan menambah rasa cemas calon ibu. Mereka menggambarkan persalinan secara menakutkan





















BAB III
PEMBAHASAN

3.1.           DEFINISI PERSALINAN
Partus adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar (Ilmu Kebidanan, hal180)
Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin + uri), yang dapat hidup ke dunia luar dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain (Synopsis Obstetri, hal 91)

3.2.           DEFINISI NYERI PESALINAN
Adalah rasa nyeri yang berhubungan dengan pesalinan pada kala I dan kala II yang merupakan proses yang fisiologis yang selalu dihubungkan dengan penderitaan.
Nyeri persalinan biasanya dikaitkan dengan regangan, tekanan dan robekan struktur-struktur lokal. Dipandang dari proses persalinan rasa nyeri tidak perlukan, yang diperlukan adalah kontraksi rahim. Sakit kontraksi dalam persalinan merupakan nyeri primer. Daerah yang mengalami nyeri primer antara lain: pinggang, pungung, perut dan pangkal paha. Sebagai efek kontraksi timbul juga nyeri skunder seperti mual, pusing, sakit kepala, muntah, tubuh gemetar, panas dingin atau bergantian keduanya, kram, pegal-pegal dan nyeri otot.
Rasa nyeri pada suatu alat tubuh tidak selalu berarti bahwa alat tubuh tadi yang sakit tapi dapat berasal dari rahim dan bukan dari otot punggung sediri

3.3.           MEKANISME NYERI PERSALINAN
Rasa sakit terjadi karena adanya aktifitas besar di dalam tubuh guna menggeluarkan bayi. Umumnya rasa sakit saat kontraksi dimulai dari bagian bawah punggung kemudian menyebar ke bagian bawah perut mungkin juga menyebar ke kaki. Rasa sakit dimulai seperti sedikit tertusuk, lalu mencapai puncak kemudian menghilang seluruhnya.
Belum ada persesuaian pendapat mengenai mekanisme yang sebenarnya yang neimbulkan rasa nyeri pada persalinan. Teori yang dikemukakan antara lain :
a.            Membukanya mulut rahim.
Banyak data yang menunjang bahwa nyeri pada kala pembukaan terutama disebabkan oleh membukanya mulut rahim, misalnya : peregangan otot polos merupakan rangsangan yang cukup untuk menimbulkan nyeri.
Terdapat hubungan yang erat antara besarnya pembukaan mulut rahim dan intensitas nyeri (makin membuka rahim makin nyeri), terdapat hubungan antara timbunya rasa nyeri dan kontraksi rahim.
b.           Kontraksi dan peregangan rahim.
Rangsangan nyeri disebabkan oleh tertekannya ujung syaraf sewaktu rahim berkontraksi dan terenggangnya rahim bagian bawah. Kejadian itu terjadi ketika otot-otot rahim berkontraksi untuk mendorong bayi keluar.
c.            Kontraksi mulut rahim.
Teori ini kurang dapat diterima oleh karena jaringan mulut rahim hanya sedikit mengandung jaringan otot.
d.           Peregangan jaringan rahim bagian bawah.
Peregangan jalan lahir oleh kepala janin pada akhir kala pengeluaran menimbulkan rasa nyeri paling hebat dalam proses persalinan. Selain itu, bersamaan dengan setiap kontraksi, kandung kemih, rektum, tulang belakang dan tulang pubic menerima tekanan yang kuat dari rahim. Berat dari kepala bayi ketika bergerak ke bawah saluran lahir juga mengakibatkan tekanan. Semua ini akan terasa menyakitkan bagi ibu.

3.4.           FAKTOR YANG MEMPERPARAH RASA SAKIT ATAU NYERI PERSALINAN
Selain menyebabkan nyeri persalinan di atas, berbagai hambatan fisisk dan psikologis pada ibu saat persalinan dapat menambah rasa sakit persalinan :
1.           Faktor fisik
*         Tindakan dokter untuk melancarkan persalinan antara lain: episiotomi, penggunaan alat bantu seperti: forcep dan vacum, pemutaran bayi yang dalam posisi sungsang atau menggunakan obat yang dapat memicu terjadinya kontraksi.
*         Persalinan berlangsung sangat lama.
*         Ibu mempunyai penyakit yang muncul saat bersalin seperti asma, jantung, atau darah tinggi.
*         Pemeriksaan jalan lahir yang berulang-ulang oleh beberapa tenaga medis.
*         Besarnya pembukaan mulut rahim.
*         Banyaknya persalinan
*         Besarnya janin
*         KU pasien
2.           Faktor psikologis.
*         Ibu melahirkan sendiri tanpa pendamping.
*         Ibu mengalami keletihan.
*         Ibu haus dan lapar.
*         ibu berfikir tentang sakit.
*         Ibu stres, cemas dan tegang selama kontraksi.
*         Ibu takut pada hal-hal yang belum diketahui.
*         Ibu mengasihani diri sendiri
*         Ibu tidak siap untuk melahirkan atau persalinan yang tidak sesuai jadwal yang diperkirakan (mendadak)
*         Kehamilan yang tidak diinginkan, dst.

3.5.           PENANGULANGAN NYERI PERSALINAN.
Stres dalam nyeri persalinan menyebabkan produksi hormon stres naik sehingga mengakibatkan pengurangan  aliran darah ibu-janin. Bila nyeri persalinan dapat diatasi dengan baik maka menurut falconer dan powel (1982) hormon stres dalam alam darah akan turun dan mengurangi kebutuhan O2 sampai 14 %.
Ada banyak cara pendekatan untuk menguranggi atau meredakan nyeri
Pada persalinan. Semua cara tersebut hendaknya harus memenuhi syarat :
*                 Aman bagi ibu dan bayi.
*                 Tak mempengaruhi  sistim pernafasan, jantung, pembuluh darah.
*                 Tak mempengaruhi jalanya persalinan.
*                 Tak mempengaruhi bayi selama dalam rahim dan setelah lahir.
*                 Tak ada  efek samping yang berbahaya.
*                 Kemungkinan berhasil  besar.
Dari segi psikologis, jika ibu mempersiapkan tubuh dan pikiranya sebenarnya kecemasan akan raa sakit persalinan dapat diatasi. Bahkan mungkin akan membuat persalinan lebih nyaman untuk dihadapi. Berikut ini merupakan beberapa upaya untuk mempersiapkan tubuh dan pikiran dalam menghadapi persalinan:
a          Lakukan latihan persiapan.
Berlatih, baik latihan pernafasan, Peregangan atau latihan kebugaran. Selain itu istirahat yang cukup agar tidak didera kelelahan saat persalinan. Jangan banyak melakukan banyak kegiatan pada bulan  ke 9 kehamilan.
b         Tempat rasa sakit dalam sudut pandang yang bebas.
Pertama, jika memang persalinan itu menyakitkan. Berfikirlah bahwa rasa sakit itu tidak akan berlangsung untuk selamanya  hanya akan berlangsung selama beberapa jam saja yang benar-benar terasa tidak nyaman.
Kedua , rasa sakit yang diderita memiliki tujuan yang jelas dan positif, yaitu kontraksi secara bertahan akan mendekatkan pada ibu dengan kelahiran.
c          Dapatkan informasi.
Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang persalinan. Sesuatu yang tidak diketahui dapat lebih menyakitkan daripada sebagaimana mestinya.
d         Jangan melaluinya sendiri.
Meskipun enggan memegang tangan pendamping persalinan tetapi cukup menenangkan jika ibu tahu ada seseorang yang khusus mendampingi ibu selama jam-jam yang sulit dan tidak nyaman.
Cara lain yang bisa dilakukan untuk menanggulangi rasa nyeri persalinan antara lain.
1.      Hipnosis
Cara ini sangat efektif untuk jumlah kecil tapi membutuhkan waktu yang lama.
2.      Akupuntur
Sampai saat ini peranannya masih kecil dalam
penanggulangan nyeri dalam persalinan karena hasilnya sangat bervariasi dan kurang dapat diharapkan
3.      Analgesia
Di sini penyuntikan obat analgetika akan menyebabkan hilangnya rasa nyeri pada persalinan. Kadang obat pereda sakit tertentu sangat dibutuhkan dan justru disarankan oleh dokter agar persalinan berlangsung efektif.
4.      Musik
Musik ditujukan untuk membantu pendengar untuk merasa santai atau digunakan untuk menyamarkan suara lain yang sulit diterima. Musik ini merupakan salah satu teknik relaksasi untuk mengurangi rasa nyeri persalinan















BAB IV
PENUTUP

4.1      Saran
Nyeri persalinan perlu diperkenalkan pada ibu hamil agar ibu tidak berpersepsi  yang macam-macam tentang persalinan itu sendiri karena hal tersebut akan sangat menggangu sirkulasi peredaran darah ibu-janin dikarenakan ibu mengalami tekanan aau dalam kondisi stres. Nyeri persalinan itu sendiri sebenarnya dapat ditanggulangi untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa nyeri pada persalinan sehingga ibu dapat  ditanggulangi untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa nyeri pada persalinan sehingga ibu dapat merasa sedikit nyaman dengan persalinannya

4.2      Simpulan
Rasa nyeri pada merupakan suatu hal yang fisiologis yang terjadi baik pada kala I (pembukaan) maupun maupun kala II (pengeluaran). Nyeri ini sebenarnya tidak semata-mata disebabkan oleh perubahan perubahan fisik yang terjadi pada ibu bersalin tetapi juga disebabkan oleh kondisi psikologis ibu yang menggangap persalinan itu merupakan suatu peristiwa yang menakutkan. Oleh karena itu perlu dilakukan teknik relaksasi dan juga pendampingan pada saat persalinan agar kondisi psikologis ibu bisa stabil.











DAFTAR PUSTAKA


Muhiman,Muhardi,dkk.1986.Penanggulangan Nyeri Pada Persalinan.
Jakarta:FKUI.

Mander,Rosemary.2003.Nyeri Persalinan.Jakarta:EGC.

Danuatmaja,Bonny. dkk.2004.Persalinan Normal Tanpa Rasa Sakit.
Jakarta:Puspa Swara.

Mochtar,Rustam.1998.Sinopsis Obstetri. Jakarta:EGC.

Wiknjosastro,Hanifa.2006.Ilmu Kebidanan.Jakarta:Yayasan Bina Pustaka
Sarwono Prawirohardjo.






































0 komentar:

Poskan Komentar

Beri komentar bijak Anda kepada kami...!!!

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.